Dalam diam aku merenung. Aku pikirkan sejauh tapak kakiku melangkah. Bekas-bekasnya masih ada yang tersisa. Terlihat jelas. Tapi sebagian sudah pudar dihembus angin, ditimpa hujan dan dibenamkan debu yang menumpuk berhari-hari.

Aku sudah jauh melangkah. Aku sudah terlalu lelah menyeret kaki ini menuju jalan hidayahMu. Namun, di tengah jalan aku bimbang. Betapa banyak godaan dan betapa subur fitnah di jalan dakwah ini.

Aku hanya ingin berhenti sejenak. Dalam diam aku berpikir. Putusanku menghentikan langkah di jarak ini adalah sebuah bentuk dan pernyataan bahwa aku futur dari dakwah?

Allah, beritahu jalan bagi hambaMu ini. Terlalu sulit bergabung dengan sekelompok manusia yang hanya memberi “jalan” tapi tak mampu merawat pemakai jalan yang ditunjukinya.

hening kamar kos, 29 Juli 2007